Plt Sekda Madina Buka Kegiatan Fasilitas Koordinasi Rehabilitasi

Plt Sekda Madina Buka Kegiatan Fasilitas Koordinasi RehabilitasiPanyabungan 16/9 – Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nst melalui Plt Sekda M Syafei Lbs membuka kegiatan fasilitas dan koordinasi rehabilitasi rekontruksi dalam rangka pembangunan rumah tahan terhadap bencana di Aula BP2KP Panyabungan, Rabu.

Syafei menyampaikan selamat datang kepada perwakilan BNPB RI selaku nara sumber dalam kegiatan ini, bagi seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari dengan baik sehingga bermanfaat bagi kita semua dan dapat diterpakan di Mandailing Natal.

Pada dasarnya bencana disebabkan peristiwa alam baik gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, angin topan dan tanah longsor.

Sedangkan bencana non alam seperti kegagalan teknologi, modernisasi epedewi, dan wabah penyakit serta bencana sosial yang diakibatkan ulah manusia sendiri seperti konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat dan teror.

Bencana merupakan ancaman bagi masyarakat yang tidak dapat diprediksi kapan datangnya, Madina juga merupakan daerah Tipe-A sesuai dengan letak kondisi geograpis, geologis, hidrologis dan demografis dimana berbagai potensi bencana seperti banjir, longsor, tsunami, angin puting beliung, ancaman Gunung Sorik Merapi.

“Dalam beberapa tahun ini bencana alam di Madina menurut kualitas SDA semakin memprihatinkan sebagai contoh tidak direncanakannya secara baik pembangunan hulu dan hilir yang seharusnya dibangun secara integratif untuk mengurangi resapan air yang berpotensi banjir dan dan meningkatkan penghijauan di kawasan yang diduga rawan,” katanya.

Sebagaimana kita ketahui bersama kejadian banjir bandang di Kecamatan Panyabungan yang berdampak kerugian hingga puluhan miliar rupiah, yang terdiri dari 6 desa, tentu ini menjadi perhatian serius bagi Pemkab Madina melalui BPBD.

‚ÄúDiminta agar BPBD Madina meningkatkan kesiapan daerah yang berbasis masyarakat dalam menghadapi bencana dan upayakan kemandirian masyarakat sehingga korban jiwa dan kerugian harta benda yang disebabkan oleh bencana dapat diminimalisir,” kata Syafei.

Sekretaris BPBD Madina Arieska mengatakan peserta pelaksanaan pelatihan fasilitasi dan koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi dalam rangka pembangunan rumah tahan terhadap bencana ini dilaksanakan sejak 16 hingga 19 September 2015.

“Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari beberapa SKPD dan masyarakat dunia usaha Kabupaten Mandailing Natal,” katanya.