Penyatuan Visi – Misi, Kemenag Lakukan Audensi Dengan Bupati

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) H. Ahmad Qosbi, S. Ag, MM beserta jajarannya lakukan kunjungan silaturrahmi dan temu ramah kepada Bupati Mandailing Natal HM Ja’far Sukhairi, Selasa, (27/07).

Agenda silaturrahmi tersebut adalah menyatukan visi dan misi kemenag bersama pemerintah daerah Mandailing Natal kedepan dalam memajukan kesejahraan masyarakat terkhusus Kabupaten Mandailing Natal.

Silaturrahmi diruangan Bupati Madina tersebut ialah tentang pembahasan melewati dan melawan wabah penyakit yang terjadi saat ini yakni wabah Covid-19.

Dalam paparannya kepada Bupati, Kakan Kemenag menyampaikan jika kedepan kemenag akan mengadakan program Tahlilan, Zikir dan Doa yang akan digelar oleh Kementerian Agama setiap malam jumat, dan lepas sholat jumat dengan mengajak umat beragama bermunajad dan berdoa tolak bala agar Bumi Gordang Sambilan dan Indonesia pada umumnya terjaga dan secepatnya terlepas dari virus Covid 19.

Program Tahlilan, Zikir dan Doa ini dimotori oleh para Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS yang dikoordinir oleh para Kepala KUA Kecamatan beserta para ustadz dan tokoh agama di setiap desa dan kelurahan

Kepala Kemenag juga menyampaikan tentang beberapa program kerja Kementerian Agama seperti Meningkatkan Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas, Peningkatkan Produktivitas dan Daya Saing, Revolusi Mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila, Penguatan Moderasi Beragama dan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola untuk Penguatan Implementasi Manajemen ASN. Menurutnya ASN wajib memiliki tiga unsur yakni Kualifikasi, Redistribusi, dan Kompetensi

Ahamd Qosbi sangat berharap dukungan dari Bupati dan jajaran OPD Mandailing Natal dalam mensukseskan program kerja Kementerian Agama tersebut baik berupa pembangunan fisik maupun non fisik, pembangunan fasilitas keagamaan maupun sumber daya manusianya.

Demikian juga halnya dengan peningkatan kualitas pemberdayaan organisasi organisasi kegamaan seperti MUI, FKUB, Baznas, dan majelis majelis agama

Paham radikalisme, terorisme, dan aliran aliran yang terlarang dan mensesatkan, serta potensi kerawanan konflik akan terus kita lakukan pembinaan dan pencerahan melalui program Moderasi Beragama yang merupakan salah satu program unggalan Kementerian Agama saat ini

Jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal yang memiliki 23 KUA, 14 Madrasah Negeri, 22 Pondok Pesantren, serta Penyuluh Agama 178 orang yang tersebar sebanyak 8 orang setiap Kecamatan merupakan kekuatan yang sangat besar ditambah dengan para tokoh tokoh agama siap untuk mensukseskan program kerja Bupati dan Pemerintah Daerah dalam upaya mewujudkan masyarakat Mandailing Natal yang religious dalam mencapai Mandailing Natal Negeri Beradat Taat Beribadah

Sementara itu Bupati Mandailing Natal HM Ja’far Sukhairi Nasution yang didampingi Asisten III H. Sahnan Batubara, S.Pd,MM dan Kabag Kesra Gading Pulungan mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari jajaran Kementerian Agama, Bupati sangat mengapresiasi kegiatan audiensi ini sebagai sarana komunikasi dua arah antar Kementerian Agama dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam menjalankan birokrasi pemerintahan.

Sinergitas, koordinasi, dan kerja sama yang terbangun dengan baik dan harmonis selama ini, tentunya harus terus kita tingkatkan agar harapan, program kerja, visi dan misi dalam mensejahterakan masyarajat baik secara lahir dan bathin dapat terwujud

Terkait dengan pandemi Covid -19 dengan varian yang baru yang semakin meningkat, Bupati berharap kepada jajaran Kemenag Mandailing Natal yang berprogram zikir dan tahlil setiap malam terus melakukan “IKHTIAR AKHIRAT” dengan mengajak seluruh umat beragama untuk berdoa, bermohon dan berharap kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, agar pandemi ini segera berakhir. (Cah)