Merayakan 1 Muharram 1438H, Madina Gelar Pengajian Akbar

Merayakan 1 Muharram 1438H, Madina Gelar Pengajian AkbarPanyabungan – Perayaan tahun baru Islam atau 1 Muharam 1438 H di Kabupaten Mandailing Natal diperingati dengan menggelar pengajian akbar dengan mengundang penceramah Al Ustadz H. Bahron Nasution, Selasa.

Pengajian akbar yang digelar di Tapian Sirisiri Syariah Kecamatan Panyabungan tersebut hadiri Bupati Madina, Drs. Dahlan Hasan Nasution, Ketua DPRD, Hj. Lely Artati, Wakil Bupati HM Ja’far Sukhairi Nasution, Sekdakab M. Syafei Lubis, para kepala SKPD, PNS dilingkungan Pemkab Madina, pengurus TP PKK, pimpinan pesantren, ulama, ormas, OKP, organisasi kemahasiswaan, pelajar dan undangan lainnya.

Bupati Mandailing Natal, Drs. Dahlan Hasan Nasution mengatakan hijrah merupakan perubahan dari perihal yang buruk kepada yang baik, dari yang sudah baik menjadi lebih baik namun, pelaksanaan perubahan itu perlu pengkajian strategi dan sistim yang baik.

“Mari kita jadikan peringatan ini menjadi awal perubahan mulai dari diri kita masing-masing, keluarga dan lingkungan dan tempat kita bekerja untuk menjadi lebih baik serta dapat menjadi contoh ataupun teladan bagi orang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengajak semua komponen Pemkab Madina dan masyarakat yang ada untuk senantiasa bekerja keras untuk menjadikan daerah Madina berbeda dengan kabupaten/ kota lainnya yang mana Madina sudah dikenal merupakan sebagai Serambi Mekkahnya Sumatera Utara.

“ Ini saatnya kita hijrah untuk menuju yang lebih baik. Mari kita maknai hijrah dengan arti yang seluas-luasnya dalam membangun Madina ke depan,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz H. Bahron Nasution dalam tauziahnya memberikan beberapa point untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, agar kedepan nilai ibadah terus bertambah dan diridhoi Allah SWT sehingga tiket menuju surga dapat diperoleh.

“ Mari kita menegakkan semangat berbagi, tauhid, syariat dan ibadah sertaselalu optimisme yang tinggi dalam menghadapi hidup dengan senantiasa melakukan evaluasi dan intropeksi diri, dengan terus berupaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” paparnya.

Sumber: antarasumut.com