Kapolda tinjau vaksinasi di Madina

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Panca Putra Simanjuntak didampingi Asisten Operasi Kodam BB, Kolonel Inf Kristomey Sianturi meninjau pelaksanaan vaksinasi secara serentak dan massif di Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (21/9).

Pada peninjauan tersebut, Kapolda turut juga didampingi Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution, Wakil, Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres, AKBP Horas Tua Silalahi dan beberapa pejabat dari Polda Sumut.

Kapolda menyebut, program vaksinasi ini merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam kunjungannya ke Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu yang mengharapkan pelaksanaan vaksinasi disemua Kabupaten/kota harus dimaksimalkan.

“Makanya salah satu tempat yang kita kunjungi adalah Madina, selain melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi serentak, kunjungan saya ini sekaligus mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, karena Madina berdasarkan pengumuman dari Pemerintah telah keluar dari level 4 dan sekarang berada pada level dua,” ujar Kapolda.

Meskipun Madina saat ini berada pada PPKM level 2, Panca berharap agar masyarakat jangan bersenang diri dan euforia mengingat pandemi COVID-19 merupakan yang harus diwaspadai.

“Jangan euforia, jangan senang pandemi COVID-19 harus menjadi bagian yang harus kita waspadai, masyarakat harus tetap melakukan cara hidup baru,” jelas dia.

Panca menyampaikan, untuk meniadakan dan mengatasi penyebaran COVID-19 ini selain meningkatkan kekebalan tubuh juga diperlukan vaksinasi sehingga health immunity terbentuk

“Atas nama Pemerintah Provinsi kami ucapkan terimakasih kepada pak Bupati, Wakil karena sudah keluar dari level 4 dan saat ini berada pada level 2. Terimakasih kepada masyarakat Madina semua pelaksanaan vaksinasinya mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Mandailing Natal, HM Jakfar Sukhairi Nasution mengucapkan terimakasihnya kepada Kapolda Sumut beserta jajarannya dan TNI yang telah mendukung dan bekerja keras dalam penanganan dan pengendalian virus COVID-19 sehingga Madina menurun menjadi level 2.

“Meskipun saat ini kita berada pada level 2, kita semua jangan merasa gembira atau euforia karena tugas dan tanggung jawab kita masih berat dalam 14 hari kedepan,” pinta Bupati.

Bupati menyebut, untuk menuju zona hijau (level 1) Satuan Tugas COVID-19 Madina akan terus menjalin sinergitas dan kerjasama yang baik dengan TNI dan Polri dalam penanganan dan pengendalian COVID-19 di kabupaten tersebut, khususnya dalam menggerakkan vaksinasi menuju 50% dari jumlah masyarakat yang wajib vaksin sebanyak 351.788 orang.

Kemudian, melakukan penguatan 3T (Testing, Tracing dan Tratment) terus diterapkan dan ditingkatkan dengan Target Positive Rate <5%.

Selain itu, terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi.

Sementara itu, berdasarkan realisasi vaksinasi yang dihimpun dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Madina hingga, Senin (21/9) telah mencapai 81.331 orang atau 31,21%. Sedangkan jumlah orang terkonfirmasi positif berjumlah 7 orang