Era Transparansi Madina Dimulai

Salah satu ciri pemerintahan yang baik adalah transparansi. Dengan transparansi publik lebih bisa mengawasi kinerja pemerintah. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan memasuki era transparansi.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat membuka acara launching Digitalisasi Transaksi Penerimaan Daerah Kabupaten Mandailing Natal di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (15/12).

“Era transparansi Pemkab Madina dimulai,” kata Atika.

Atika menyebutkan lauching digitalisasi ini merupakan satu tonggak sejarah untuk mencapai pemerintahan yang benar-benar transparan dan akuntabel.

Lulusan UNSW Australia ini menyebutkan, digitalisasi adalah upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi sesuai misi nomor 6 pemerintahan Sukhairi-Atika.

“Saya artikan digitalisasi upaya untuk meningkatkan akuntabilitas dan teasnparansi. Digitalisasi sebagai sarana transparansi sesuai dengan visi misi pemerintah nomor 6: Meningkatkan tata kelola dan transparansi pemerintah,” sebut Atika.

Atika pun menekankan kepada setiap kepala OPD agar mengadopsi digitalisasi sehingga tahun depan Pemkab Madina sudah bisa memulai digitalisasi pada pemerintahan.

Tak lupa, Wakil Bupati meminta pihak Bank Sumut agar memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM sehing ekonomi Madina lebih bergairah.

“Saya minta kepada Pak Direktur Bank Sumut agar memberikan pembinaan dan bantuan modal kepada pelaku UMKM agar ekonomi Madina lebih bergairah,” pintanya.

Dengan adanya pembinaan dan bantuan modal yang bisa meningkatkan gairah ekonomi, jelas Atika, akan berpengaruh pada pertambahan nasabah.

“Muaranya akan menaikkan PAD kita,” jelas Atika.

Dari sisi pemerintah dalam mendukung UMKM akan dibentuk One Stop Service yang khusus menangani UMKM dalam memperoleh izin dan kemudahan administrasi untuk akses modal.

Gathering Bersama Pemkab Madina, UMKM, dan Pengusaha dalam Sonergi Membangun Madina di Era Digitalisasi dihadiri Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Sekda Gozali Pulungan, pimpinan dan direksi Bank Sumut, kepala OPD, pelaku UMKM, kepala sekolah, dan undangan lainnya.