Bupati Mandailing Natal Tinjau Lahan Sawah Gagal Panen di Kecamatan Siabu

Siabu,- Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution meninjau lokasi pertanian warga yang diterjang banjir akibat diterpa hujan lebat, di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Jum’at (20/8/2021). Turut mendampingi Bupati Mandailing Natal diantaranya adalah Kepala Dinas Pertanian, PUPR, Perkim, BPBD dan Dinas Sosial. Rombongan Kepala Daerah itu disambut Pimpinan Muspika Kecamatan Siabu termasuk, Camat, Kapolsek dan Danramil.

Adapun titik kunjungan Bupati Mandailing Natal dan rombongan yaitu hamparan sawah Aek Sibontar Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu yang diterjang banjir akibat derasnya hujan yang melanda wilayah ini. Data yang disampaikan oleh Camat Siabu, Ali Himsar Nasution pada Kamis (19/8/2021) kemarin, daerah wilayanhya mengalami dampak banjir akibat curah hujan yang lebat.

Dari keterangan yang disampaikan Camat Siabu, ada 3 wilayah yang mengalami dampak banjir yang parah seperti di Kelurahan Simangambat ada sekitar 50 hektar, juga terjadi di Desa Tangga Bosi, sekitar 20 hektar sawah warga gagal panen dan Desa Huraba II ada sekitar 30 Hektar. Adapun rata-rata usia tanaman padi tersebut berkisar mulai dari 1 minggu hingga 1 bulan sejak tanam.

Ketika dimintai keterangan oleh para awak media, Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution, menyampaikan jika ada sekitar 50 hektar lahan pertanian yang dimiliki masyarakat di Kelurahan Simangambat ini mengalami gagal panen. Selain itu, beberapa sawah di desa lainnya juga banyak terancam gagal panen akibat tertimbun oleh material lumpur dan ranting-ranting pohon yang diakibatkan oleh banjir yang melanda. Seperti di Desa Bonan Dolok dan Lumban Pinasa ada sekitar 200 Hektar sawah.

“Hari ini kita meninjau hamparan sawah terdampak banjir di beberapa titik lokasi banjir yang melanda Kecamatan Siabu. Selain meninjau lokasi persawahan yang terkena dampak banjir, kita juga akan mencari solusi agar bisa mengambil kebijakan sehingga kejadian seperti ini dapat diantisipasi dimasa mendatang. Secepatnya segala permasalahan yang kita temukan di lapangan termasuk perbaikan irigasi sungai akan kita anggarkan di Biaya Tak Terduga (BTT), kita juga akan menurunkan alat berat exacavator sebanyak 4 unit dan mobil dump truck ,” ujar Bupati Mandailing Natal dihadapan para awak media.

Selain meninjau lokasi persawahan yang gagal panen, Bupati Mandailing Natal juga telah menginstruksikan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal agar segera menyalurkan bantuan berupa bibit padi untuk membantu warga yang gagal panen akibat terdampak banjir yang melanda lahan persawahan milik warga. Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, Siar Nasution, SP., mengungkapkan akan menyalurkan secepatnya bantuan bibit kepada warga yang terkena dampak gagal panen akibat banjir tersebut.

“Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, akan segera menindaklanjuti perintah Bapak Bupati dalam hal penyaluran bantuan bibit padi, namun pastinya semua akan berproses. Kita akan beri bantuan bibit padi secepatnya kepada masyarakat yang mengalami gagal panen,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal dihadapan wartawan yang mewawancarainya.