Bupati Mandailing Natal Pimpin Rapat Evaluasi dan Perkembangan Covid-19

Panyabungan,- Bertempat di Aula Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution memimpin rapat Evaluasi dan Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal. Turut hadir dalam rapat tersebut, diantaranya adalah Sekretaris Daerah, Asisten III Setdakab, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, Sekretaris Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah, unsur perwakilan dari Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan dan pejabat lainnya.

Rapat ini di gelar menyusul terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 serta Instruksi Gubernur Sumatera Utara, Nomor 188.54/35/INST/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 dan Level 2 serta mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2021 tersebut dijelaskan bahwa Kabupaten Mandailing Natal termasuk dalam PPKM level 2, sebagaimana yang dimaksud dalam DIKTUM Kesatu poin 3b serta sesuai dengan Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/35/INST/2021 pada DIKTUM Kesatu Poin 3 yang menyatakan bahwa Khusus kepada Bupati/Wali Kota yang wilayah Kabupaten/Kotanya ditetapkan kriteria level 2 (dua), yaitu : Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dihadapan peserta rapat menyatakan bahwa kerja keras dan kolaborasi semua unsur baik OPD yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang kesehatan, keuangan, penanggulangan bencana, komunikasi dan informasi, dan OPD lainnya sangat dibutuhkan demi penanganan Covid-19 yang terpadu.

“Mari kita bekerjasama, berkolaborasi dan jangan takut bertindak, karena kita melakukan pekerjaan ini sesuai dengan regulasi yang ada. Ayo, kita saling mendukung untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal. Sudah bosan kita hidup dengan kondisi dibawah ancaman pandemi ini.” Ucap orang nomor satu di kabupaten Mandailing Natal tersebut.