Bupati Madina Periksa Kondisi Mess Pemda di Medan

Medan, Diskominfo – Di sela-sela kesibukannya, Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menyempatkan diri meninjau Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Madina di Jalan Karya Setuju, Medan, Jumat, (24/6/2022).

Setibanya di lokasi, Sukhairi langsung meninjau kondisi pekarangan/halaman mess milik Pemda serta beberapa kamar. Kemudian, Sukhairi berbincang-bincang dengan seorang pegawai yang bertugas menjaga dan mengurus mess tersebut.

Seperti diketahui, setiap kamar yang ada di mess tersebut dilengkapi kamar mandi, pendingin udara, tempat tidur, lemari pakaian, televisi dan meja. Pengelolaan Mess Pemda tersebut selama ini dipercayakan kepada Bagian Umum.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa mess merupakan salah satu penyumbang PAD, sehingga perlu diupayakan kenyamanan kepada tamu.

“Kita akan membuat kesan yang baik kepada tamu, sehingga mereka akan tertarik untuk menginap lagi di mess ini, terutama bagi ASN yang sedang tugas luar serta masyarakat Madina yang sedang berada di Medan,” kata Sukhairi.

Sebelumnya, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Mess Pemkab Madina di Jalan Karya Setuju, Medan, Jumat (29/10/2021) malam.

Dalam sidak itu, Atika memeriksa sejumlah fasilitas dan furniture yang ada di Mess Pemkab Madina itu.

“Saya sengaja sidak ke Mess Pemkab Madina di Medan. Saya sampaikan pengelolaan mess harus lebih profesional dan transparan,” kata Atika.

Atika menegaskan sidak tersebut merupakan bagian dari inventarisasi sektor-sektor yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Madina. “Mess itu penyumbang bagi PAD,” ujarnya.

Atika mengatakan pengelolaan aset daerah yang baik dapat menjadi sumber PAD. Salah satunya mess. Pembangunan mess memang disiapkan untuk memudahkan para pegawai yang melakukan kunjungan atau tugas luar kota.

“Namun, bukan berarti pengelolaannya tidak menunjukkan profesionalisme dan bisa dijalankan apa adanya,” katanya.

Atika menilai penataan dan pemanfaatan aset Pemda sangat penting untuk efektivitas peningkatan PAD.

Menurut Atika, kondisi PAD Madina selama ini masih jauh dari kondisi ideal. Padahal, PAD yang maksimal akan membantu pembangunan daerah.

“Pemkab Madina di bawah kepemimpinan Pak Bupati dan saya telah sepakat untuk terus menggenjot PAD. Tujuannya agar cita-cita pembangunan Madina tercapai dengan cepat,” tutur gadis yang menjadi wakil bupati termuda di Indonesia ini.(*)