Bupati Madina Hadiri Festival Hadroh di Masjid Agung Nur Ala Nur

Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri Festival Hadroh di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (7/3/2022) malam. Festival ini digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Madina.

Sukhairi mengatakan perayaan hari jadi Kebupaten Madina berbeda dari tahun sebelumnya. Pada HUT ke-23 Madina tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina lebih menonjolkan Madina yang religius.

Menurut Sukhairi, Madina memiliki banyak santri dan pesantren. Untuk itu, Pemkab Madina memberikan kesempatan bagi anak-anak santri untuk memperlihatkan bakatnya.

“Santri dan pesantren di Madina banyak. Jadi, pemkab memberikan panggung tersendiri bagi anak-anak santri kita untuk memperlihatkan bakatnya,” kata Sukhairi.

Sukhairi berpendapat lantunan dan irama lagu religi tidak kalah menarik dibandingkan dengan seni musik lainnya. “Lagu religi tidak kalah enaknya dari lagu-lagu yang lain,” ungkapnya.

Di usia yang cukup dewasa ini, Sukhairi mengatakan Pemkab Madina ingin membumikan selawat di Kabupaten Madina.

“Mudah-mudahan ini memberikan warna tersendiri dan bagaimana selawat ini bisa memberikan keberkahan tersendiri bagi Madina,” lanjutnya.

 

Sukhairi juga berharap momen HUT ke-23 Madina tahun ini tetap berjalan lancar meski di tengah suasana pandemi Covid-19.

Festival hadroh tersebut diikuti 17 grup. Hadroh merupakan kesenian tradisional yang memadukan tabuhan, selawat, dan tari. Secara spesifik, hadroh adalah nama alat musik yang terdiri dari empat terebang dan satu gendang. Bentuk pertunjukannya mirip pembacaan wawacan yang diiringi rebana dan bedug. (*)