Andalkan Pariwisata Dongkrak Perekonomian Sumut

Andalkan Pariwisata Dongkrak Perekonomian SumutMEDAN – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut, Difi A Johansyah, mengatakan daerah yang selama ini mengandalkan komoditas harus beralih ke sektor lain jika ingin meningkatkan perekonomian.

Dan salah satunya adalah di sektor pariwisata yang bisa membantu dalam mendongkrak perekonomian di Sumatera Utara. Sebab melihat saat ini perkembangan harga berbagai produk perkebunan masih lambat bahkan cenderung turun.

“Dari situ diketahui bahwa perekonomian beberapa provinsi yang turun disebabkan karena hanya mengandalkan komoditas. Persoalan ini sudah dibahas BI pada pertemuan terakhir yang membahas ekonomi regional keuangan daerah,” tutur Difi kepada Waspada Online di Medan, Rabu (24/8).

Meski sejauh ini tingkat ekonomi daerah ini masih baik yakni 5,34 persen pada semester I 2016 bahkan lebih tinggi dari nasional sebesar 5,1 pesen namun rentan dengan ketidakpastian. Menurutnya, jika provinsi tersebut tidak segera beralih ke sektor lain maka akan berdampak negatif pada perekonomian termasuk Sumut.

“Seperti saat ini kondisi eksternal masih belum membaik dan komoditas sangat tergantung dengan kondisi tersebut,” terangnya.

Adapun sektor yang cukup aman terutama untuk jangka panjang adalah sektor pariwisata. Selain karena potensinya besar, sektor tersebut juga menimbulkan multiflier effect mulai dari transportasi, perhotelan dan lainnya termasuk bisnis catering.

“Seperti di Danau Toba, sudah dipastikan bisnis hotel, travel dan lainnya akan berkembang jika sektor pariwisatanya berjalan baik jadi sangat baik untuk perekonomian jangka panjang,” ujar Difi.

Saat ini kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian Sumut berkisar 2-3 persen. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi jika kesadaran pemerintah dan masyarakat khususnya mengenai kepariwisataan meningkat seiring berbagai perubahan yang dilakukan pemerintah pusat.

“Hal itu diharapkan bisa meningkat sebagai bukti nyata dukungan pemerintah daerah karena pada even-even tersebut banyak orang yang datang ke Danau Toba,” pungkasnya.(wol/eko/data1)

Sumber: Waspada.co.id